Archives
Di Kalimantan Timur, terdapat suatu tempat yang menyerupai cermin raksasa. Tempat itu adalah Danau Labuan Cermin, yang akan membuat Anda takjub. Airnya biru jernih, seolah memantulkan setiap bayangan yang ada di atasnya.Danau Labuan Cermin seolah menjadi harta karun yang tersembunyi. Tidak banyak traveler yang mengetahui tempat ini, tetapi keindahann danau yang seperti cermin raksasa tidak dapat dipungkiri.
Danau ini terletak di Desa Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Untuk mencapai danau ini, diperlukan waktu sekitar 20-24 jam perjalanan darat dari Samarinda, atau melalui jalur udara dari Bandara Sepinggan, Balikpapan menuju Bandara Tanjung Redeb, lalu dilanjutkan 6 jam perjalanan darat. Cukup melelahkan memang, tetapi keindahannya akan membuat impas.
Sebelum mencapai Danau Labuan Cermin, Anda harus trekking menelusuri hutan selama 30-45 menit. Hutan yang sangat liar dan menantang. Anda akan menjumpai pepohonan yang rimbun dan satwa-satwa liar seperti monyet, babi hutan, burung, owa-owa dan beruang madu. Perjalanan yang mendebarkan.
Setibanya di Danau Labuan Cermin, hamparan air yang berwarna biru akan mengundang decak kagum. Sungguh, pemandangan yang sulit didapatkan dimana pun. Danau yang luas, air yang berwana biru nan jernih, dan pepohonan hijau di sekililingnya, seolah membawa Anda ke dunia lain. Tidak hanya itu, danau ini seperti cermin raksasa yang memantulkan bayangan benda apa pun di sekitarnya.
Siapkan diri Anda untuk diving, snorkeling, dan berenang. Airnya sangat dingin, jernih, dan segar. Keindahan biota lautnya jangan dipertanyakan. Tumbuh-tumbuhan air, ikan-ikan yang cantik dan batu-batuan alami di dalam air membuat Anda seolah berada di mimpi.
Tidak hanya itu, ternyata danau ini merupakan campuran dari air tawar dan air laut. Hal ini akan terbukti saat Anda menyelam dan merasakan gelembung-gelembung air dan beberapa titik-titik yang hangat. Itulah titik batas antara air laut dan air tawar.
Anda harus membawa peralatan snorkeling sendiri, karena belum terdapat penyewaan alat-alat snorkeling. Namun, semua itu tidak dapat memudarkan keindahan dan kecantikan Danau Labuan Cermin.
Perjalanan 20 jam, seolah tidak ada artinya saat Anda menikmati keindahan Danau Labuan Cermin. Selamat menikmati 'cermin raksasa'!
Sumber:detiktravel
Gunung Kelud merupakan salah satu gunung aktif yang berada di Kota Kediri, Jawa Timur. Tempat ini juga menyajikan berbagai pemandangan alam yang luar biasa untuk dilihat.
Ada berbagai pemandangan di area wisata ini yang bisa dinikmati. Di antaranya adalah sungai air panas, lembah-lembah, terowongan yang dibuat untuk aliran lava, bukit yang indah, dan yang paling fenomenal adalah munculnya anak Gunung Kelud di area kawah gunung tersebut.
Anak gunung tersebut mulai terbentuk pada tahun 2007 dan masih akan terus tumbuh hingga menjadi sebuah gunung layaknya Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda. Jika Anda tertarik, langsung saja kunjungi wisata alam yang sangat menarik tersebut. Lokasinya sekitar 50 km dari kecamatan Pare, Kediri. Lumayan jauh juga dan jalan yang di tempuh untuk mencapai lokasi gunung juga lumayan sulit (keadaan jalan yang sangat menanjak).
Akan tetapi, semua akan terbayar oleh sebuah pesona keindahan alam yang disajikan oleh Gunung Kelud.
Sumber:detiktravel.com
Satu lagi potensi wisata Indonesia yang terlupakan, Pantai Bale Kambang di Jawa Timur menyimpan berjuta pesona yang tidak diketahui banyak orang. Kunjungilah pantai ini untuk merasakan keindahannya.
Menuju Pantai Bale Kambang memang tidak semudah jika mendatangi area wisata seperti di Kepulauan Bali. Tapi dengan kondisi alam yang bersih, Bale Kambang sesuai untuk tempat wisata keluarga. Pantai Bale Kambang masuk dalam wilayah Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, berjarak sekitar 65 km dari Kota Malang.
Untuk mencapai tempat ini, para wisatawan harus melalui jalan yang beraneka ragam, mulai dari berliku, lurus, hingga tanjakan yang curam. Tetapi tidak perlu kuatir dengan keamanan jalan, karena jalanan menuju Bale Kambang sudah diaspal. Suasana pedesaan yang masih asri juga bisa Anda nikmati sepanjang perjalanan.
Akses jalan yang lumayan sulit, membuat Balai Kambang jarang dikunjungi wisatawan dari luar kota. Selain itu, kurangnya promosi, akses transportasi, dan fasilitas yang kurang memadai membuat pantai ini jarang dikunjungi para wisatawan.
Cukup membayar Rp 25.000, pengunjung langsung bisa menikmati keindahan alam yang masih bersih. Di bagian Utara Selatan, tepatnya di depan pintu gerbang, pasir putih terbentang dengan desiran ombak yang cukup besar. Di sinilah para wisatawan menikmati keindahan alam yang indah khas pantai Bale Kambang.
Pantai Bale Kambang dipenuhi dengan karang laut, yang terbentang sepanjang 2.000 m dan lebar 200 m ke arah laut. Menurut penduduk setempat, jika air laut surut Anda bisa menemukan ikan hias dan hewan laut lainnya, di antara karang-karang dan bebatuan.
Di pantai ini ada 3 pulau berjajar ke arah barat, yakni Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Di Pulau Ismoyo, Anda bisa melihat sebuah Pura berdiri megah, akses menuju Pura ini dihubungkan oleh sebuah jembatan setapak dengan lebar 1,5 m.
Sepintas Anda akan merasa pantai ini mirip dengan Pantai Kuta, Bali. Dari atas pura, Anda bisa melihat pemandangan yang sungguh menakjubkan. Suasana mistis juga terasa saat memasuki areal Pura. Bahkan, ada larangan bagi wanita haid untuk masuk. Hal ini untuk menjaga kesucian bangunan Pura.
‘’Pernah ada wanita haid masuk ke dalam, selang beberapa menit kesurupan. Untung kesurupannya tidak berlangsung lama,’’ ujar Cahyo, penduduk sekitar yang mengetahui banyak tentang Bale Kambang ini.
Pada Bulan Suro, Pantai Bale Kambang cukup ramai didatangi wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Ada acara yang khusus di Pantai Bale kambang ini, yaitu Upacara Surohan (Suro’an) dan Upacara Jalanidhi Puja.
Walaupun begitu, pantai ini cukup bersih dengan pasir putih yang menawan dan tempat parkir yang luas. Terdapat pula fasilitas camping ground, kios cinderamata, rumah makan, kantor informasi, bungalow sederhana, mushola, dan pendopo. Sayangnya semua ini tidak dirawat dengan baik. Jika saja semua fasilitas itu dirawat dengan baik, pasti pengunjung ramai untuk datang.
Sumber:detiktravel.com
Pantai Ngliyep terletak di Kecamatan Donomulyo, 62 km arah selatan dari Kota Malang. Letak Pantai Ngliyep yang berada di tepi Samudera Indonesia, menjadikan pantai ini memiliki panorama keindahan alam yang luar biasa indah. Pasir putih di hamparan pantai akan memanjakan Anda untuk berjemur, bermain pasir atau pun sekedar menghabiskan waktu untuk menikmati sunset. Selain pasirnya yang menggoda, ombak yang berderu dan tebing-tebing curam yang dikelilingi oleh hutan lindung akan meneduhkan pandangan Anda. Suasana yang sangat kontras dari kota metropolitan.
Anda dapat beristirahat di pulau kecil yang bernama Gunung Kombang. Bahkan, menikmati senja di pulau kecil ini, akan memberikan kesan yang tidak terlupakan. Pantai ini jarang dikunjungi oleh traveler, jadi kebersihan pantai ini dapat Anda buktikan sendiri.
Setiap setiap tanggal 14 bulan Maulud dalam penanggalan Jawa, selalu diadakan Upacara Labuhan. Labuhan, yang artinya memberikan sajian ke laut, memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur dan memenjatkan doa untuk diberi kesejahteraan. Dalam upacara itu juga ada sesi mengorbankan kepala hewan kambing/sapi ke dalam laut sebagai sesaji untuk Kanjeng Ratu Kidul, Sang Ratu Laut Selatan.
Berhati-hatilah saat berenang, pantai selatan terkenal dengan arus ombaknya yang kencang. Namun, Anda tidak akan merugi jika hanya menghabiskan waktu untuk bermain di pantai. Tempat ini sudah dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir, cottage, mushola dan pos kesehatan yang akan menunjang kenyamanan Anda.
Berlibur ke Pantai Ngliyep bisa menjadi tujuan destinasi untuk mengisi liburan Natal dan Tahun Baru. Ajak kerabat Anda untuk menikmati pantai yang belum terlalu dikenal oleh orang lain ini. Jangan lupa, untuk menjaga kebersihan di mana pun destinasi perjalanan Anda.
Sumber:detiktravel.com
Indonesia merupakan negara dengan pesona alam yang sangat bagus dari laut, dataran, pantai, dan lainya yang membuat takjub. Salah satunya Gua Tetes yang masih jauh dari fasilitas yang memadahi sehingga sangat alami.
Gua Tetes merupakan salah satu wisata yang mengabungkan antar gua dan air terjun yang bersatu membentuk suatu yang indah dan sangat istimewa. Terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, 55 km ke selatan Kota Lumajang, Goa Tetes menawarkan sebuat keeksotisan gua dengan stalagtit dan stalagmit yang beraneka warna.
Saat pengunjung tiba di lokasi gua, mereka masih diharuskan jalan menuruni tanggal sepanjang 3 km ke dalam mulut gua. Dengan jalur yang lumayan menantang, tapi menyenangkan.
Sumber:detiktravel.com
Mengujungi Kota Malang tidak lengkap rasanya tanpa mengunjungi obyek wisata yang satu ini. Berada di daerah Pujon di daerah dengan ketinggian yang lumayan dan dengan perjalanan yang mengasyikkan dan memanjakan mata. Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo terletak di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dengan jarak tempuh setengah jam dari pusat kota Malang.
Kisah dibalik Air Terjun Coban Rondo, bermula dari sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, sedangkan mempelai pria bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Setelah usia pernikahan mereka menginjak usia 36 hari atau disebut dengan Selapan (bahasa Jawa). Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmoro, yang merupakan asal dari suami. Namun orang tua Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena usia pernikahan mereka baru berusia 36 hari atau disebut selapan. Namun kedua mempelai tersebut bersikeras pergi dengan resiko apapun yang terjadi di perjalanan.
Ketika di tengah perjalanan keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono, yang tidak jelas asal-usulnya. Nampaknya Joko Lelono terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati, dan berusaha merebutnya. Akibatnya perkelahian antara Joko Lelono dengan Raden Baron Kusumo tidak terhindarkan. Kepada para pembantunya atau disebut juga puno kawan yang menyertai kedua mempelai tersebut, Raden Baron Kusumo berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang terdapat di Coban atau air terjun.
Perkelahian antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono berlangsung seru dan mereka berdua gugur. Akibatnya Dewi Anjarwati menjadi seorang janda yang dalam bahasa jawa disebut Rondo. Sejak saat itulah Coban atau air terjun tempat bersembunyi Dewi Anjarwati dikenal dengan COBAN RONDO. Konon batu besar di bawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri yang merenungi nasibnya.
Sumber:detiktravel.com
Perjalan sekitar 5 jam dari Kota Surabaya ke arah Jember, Jawa Timur, akan mengantarkan kita ke salah satu pantai yang memiliki pesona alam tiada tanding. Pantai berpasir putih ini dikenal dengan nama Pantai Tanjung Papuma.
Pantai yang memiliki luas sekitar 50 hektar ini dikelilingi hutan lindung yang dikelola oleh Perum Perhutani. Lokasinya berada tepat di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur.
Sayang, belum adanya angkutan umum yang bisa mengantarkan wisatawan. Jadi, jika ingin sampai di Pantai Tanjung Papuma, kita harus menggunakan kendaraan pribadi. Namun, akses jalan yang sudah cukup baik membuat pengunjung tak henti-hentinya berdatangan ke pantai ini.
Pengelola pantai juga terus berusaha melengkapi fasilitas pantai. Terbukti hingga saat ini, di areal pantai sudah bisa kita jumpai beberapa fasilita pendukung, seperti toilet, mushola, bahkan penginapan. Lapar saat berwisata? Jangan khawatir, di pinggir pantai juga banyak pedagang yang menjual makanan.
Walaupun Tanjung Papuma tergolong sebagai pantai yang berada di selatan Pulau Jawa, tapi ombaknya tergolong tenang. Selain pasirnya yang putih, airnya juga sangat biru. Sepertinya banyaknya pengunjung tak mengganggu kelestarian pantai, karena pantai ini terlihat tetap bersih.
Sumber:detiktravel.com
Di Pacitan, ada sebuah pantai yang tak kalah indahnya dengan Tanah Lot di Bali, yaitu Pantai Klayar. Batu-batu karangnya yang eksotis membuat pantai ini sebagai wisata andalan di Jatim.
Pantai Klayar berada di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 40 km sebelah selatan. Namun, pantai ini lebih dekat jika ditempuh dari Kota Yogyakarta, hanya sekitar 3 km.
Wajar sepertinya jika Pacitan menjadikan Pantai Klayar sebagai spot wisata andalan. Airnya yang jernih, pasirnya yang putih, dan terlebih batu-batu karang yang sangat memesona. Bahkan, karena batu karang yang indah itu, Pantai Klayar sering juga disebut Tanah Lot yang ada di Pacitan.
Pemandangan tak hanya indah jika dinikmati dari bibir pantai, tapi juga dari atas tebing karang. Di atas karang, kita bisa melihat pemandangan pantai secara keseluruhan. Tak ketinggalan gulungan ombak yang besar bisa kita nikmati juga di sini.
Pantai Klayar memang terkenal dengan ombaknya yang dahsyat, karena lokasinya yang ada di selatan Pulau Jawa. Karena derasnya ombak, sebenarnya sangat berbahaya untuk berenang atau melakukan aktivitas di tepi pantai. Namun, ada saja surfer yang datang untuk menjinakkan ombak di Pantai Klayar.
Sumber:detiktravel.com
Jangan mengaku peselancar sejati jika belum mencicipi ombak Pantai Plengkung, Banyuwangi. Ketinggian ombak yang mencapai hingga 6 meter, memberikan sensasi dan tantangan tersendiri. Buktikan nyali Anda!Berada di Selatan Jawa, tepatnya di Banyuwangi, Jawa Timur, Pantai Plengkung sudah menjadi surga bagi peselancar dunia. Anda harus melewati Taman Nasional Alas Purwo atau TNAP untuk tiba di pantai ini. Anda mendaftar lebih dahulu di TNAP untuk menuju Pantai Plengkung. Dari sana perjalanan dilanjutkan menuju mobil sewaan di TNAP.
Sepanjang perjalanan, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang serba hijau. Selain itu, Anda juga bisa melihat rusa, burung, babi hutan dan aneka hewan lainnya saat menuju pantai tersebut.
Pantai Plengkung atau yang biasa disebut G-Land memang sangat menantang bagi para peselancar. Pantai yang menghadap Samudera Hindia ini, memiliki ketinggian ombak yang mencapai 4-6 meter. Biasanya ombak akan meninggi dari bulan Maret hingga Oktober.
Menurut situs resmi pariwisata Indonesia, indonesia.travel, ombak di Plengkung adalah nomor dua yang terbaik setelah Hawaii. Selain di Plengkung, hanya Hawaii, Australia, dan Afrika Selatan saja yang memiliki ombak menantang seperti itu.
Bagi Anda para peselancar, buktikan kehebatan Anda di sini. Jangan heran ketika Anda bertemu banyak peselancar dari berbagai negara di Pantai Plengkung, karena ombaknya yang sempurna sudah terkenal di seluruh dunia.
Tidak hanya ombak saja, tetapi hamparan pasir putihnya di pinggir pantai akan membuat Anda nyaman. Pemandangan dan hutan-hutan yang hijau, akan menjadi refleksi tersendiri bagi Anda.
Para traveler bisa menginap di resor-resor yang berada di pinggiran pantai. Tenang saja, resor di sini tidak berisik dan tetap menjaga kesunyian. Jadi Anda tetap dapat menikmati ketenangan alam yang ada di Pantai lengkung.
Pantai Plengkung sudah menjadi destinasi favorit di Indonesia. Kalau peselancar dunia berani menantang ombak di Plengkung, bagaimana dengan Anda?
Sumber:detiktravel.com
Ayam kampung yang dikukus bersama bumbu yang gurih asam dan pedas ini memang sangat sedap. Aroma bawang dan daun pisangnya membuat sajian ayam ini bumbunya meresap dan aromanya harum semerbak.
Bahan:
1 ekor ayam kampung, potong-potong
500 g tomat hijau, potong-potong
8 biji belimbing sayur/belimbing wuluh, iris kasar
100 g cabai rawit merah
1 batang serai, potong halus
6 lembar daun salam
daun pisang untuk membungkus
Haluskan:
8 siung bawang putih
8 siung bawang merah
1/2 sdt garam
2 cm jahe
Cara Membuat :
Bahan:
1 ekor ayam kampung, potong-potong
500 g tomat hijau, potong-potong
8 biji belimbing sayur/belimbing wuluh, iris kasar
100 g cabai rawit merah
1 batang serai, potong halus
6 lembar daun salam
daun pisang untuk membungkus
Haluskan:
8 siung bawang putih
8 siung bawang merah
1/2 sdt garam
2 cm jahe
Cara Membuat :
- Cuci bersih hingga bersih. Tiriskan.
- Aduk bumbu halus dan bahan lainnya bersama potongan ayam hingga rata.
- Diamkan selama 1 jam agar bumbu meresa[.
- Bungkus tiap 3-4 potong ayam dengan daun pisang.
- Kukus selama 45 menit dalam kukusan panas hingga ayam lunak.
- Angkat dan sajikan selagi hangat.
Buat penggemar sayuran wajib mencicipi racikan urap khas Melayu ini. Rasa segar renyah sayuran menjadi ciri khasnya. Balutan bumbu kelapa yang wangi plus pedasnya cabai membuat rasa urap ini sungguh sedap!
Bahan:
1 buah jantung pisang, blansir (celup air mendidih sebentar)
200 g tauge, blansir
10 batang kacang panjang, potong-potong, blansir
1 butir kelapa, parut, sangrai, tumbuk
Bumbu:
5 buah cabai merah, iris halus
10 lembar daun jeruk purut, iris halus
2 batang serai (sereh), iris halus
5 siung bawang merah, iris halus
2 buah jeruk nipis, ambil airnya
garam secukupnya
Haluskan:
5 buah cabai merah
100 g ebi (udang kering)
Cara membuat:
Resep diperoleh dari:
Tengku Zahdi, Medan
Riset disponsori oleh PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk.
Bahan:
1 buah jantung pisang, blansir (celup air mendidih sebentar)
200 g tauge, blansir
10 batang kacang panjang, potong-potong, blansir
1 butir kelapa, parut, sangrai, tumbuk
Bumbu:
5 buah cabai merah, iris halus
10 lembar daun jeruk purut, iris halus
2 batang serai (sereh), iris halus
5 siung bawang merah, iris halus
2 buah jeruk nipis, ambil airnya
garam secukupnya
Haluskan:
5 buah cabai merah
100 g ebi (udang kering)
Cara membuat:
- Jantung pisang, tauge, dan kacang panjang dicelur (dicelup dalam air mendidih)
- Campurkan kelapa sangrai tumbuk dengan bumbu halus dan bumbu iris.
- Campur bumbu dengan sayur-mayur celur, kemudian sajikan.
Resep diperoleh dari:
Tengku Zahdi, Medan
Riset disponsori oleh PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk.
Makanan sumber protein sangat dibutuhkan tubuh. Baik protein hewani dan protein nabati. Kacang merah dan kacang kedelai, sumber protein nabati ini memiliki nutrisi yang bisa mencegah kerontokan rambut.
Kerontokan rambut merupakan awal terjadinya kebotakan. Penyebabnya bisa berasal dari stres atau kekurangan nutrisi yang membuat akar rambut menjadi tidak kokoh dan akhirnya rambut menjadi mudah rontok ketika disisir.
Untuk mencegahnya tidak hanya menggunakan shampo, tetapi juga dengan konsumsi protein yang cukup. Makan protein nabati seperti kacang merah dan kacang kedelai bisa mencegah kerontokan rambut.
Kacang merah merupakan sumber protein yang baik. Selain itu juga kaya Vitamin B, kalsium, fosfor dan zat besi. Dalam 100 gram kacang merah mengandung 171 kkal energi, 11 gr protein, 2,2 gr lemak, 28 gr karbohidrat dan 2,1 gr serat. Sumber protein yang satu ini bisa melancarkan pencernaan, mencegah resiko diabetes, membantu proses pembekuan darah dan bisa menurunkan berat badan.
Sedangkan kacang kedelai yang sering diolah menjadi minuman, tahu dan tempe ini juga kaya protein. Dalam 100 gr kacang kedelai mengandung 381 kkal energi, 40,4 gr protein, 16,7 gr lemak, 24,9 karbohidrat dan 3,2 gr serat. Kacang ini bermanfaat untuk mencegah menopause pada wanita, melindungi jantung, menurunkan tekanan darah dan mencegah resiko terkena kanker.
Selain itu kedua sumber protein nabati diatas juga bermanfaat untuk kesehatan rambut. Makan 3 porsi (127,5 gr) per hari kacang merah atau kacang kedelai bisa mencegah terjadinya kerontokan rambut. Hal tersebut disebabkan karena tubuh memerlukan protein yang merupakan komponen utama yang dibutuhkan tubuh setelah air.
Berbagai makanan olahan dari kacang kedelai bisa dikonsumsi. Seperti susu kacang, tempe, tahu dan makanan lainnya. Begitu juga dengan kacang merah yang biasanya sering dijadikan isian aneka kue, bubur, hingga bahan tambahan salad dan es krim.
Sumber:detikfood
Kerontokan rambut merupakan awal terjadinya kebotakan. Penyebabnya bisa berasal dari stres atau kekurangan nutrisi yang membuat akar rambut menjadi tidak kokoh dan akhirnya rambut menjadi mudah rontok ketika disisir.
Untuk mencegahnya tidak hanya menggunakan shampo, tetapi juga dengan konsumsi protein yang cukup. Makan protein nabati seperti kacang merah dan kacang kedelai bisa mencegah kerontokan rambut.
Kacang merah merupakan sumber protein yang baik. Selain itu juga kaya Vitamin B, kalsium, fosfor dan zat besi. Dalam 100 gram kacang merah mengandung 171 kkal energi, 11 gr protein, 2,2 gr lemak, 28 gr karbohidrat dan 2,1 gr serat. Sumber protein yang satu ini bisa melancarkan pencernaan, mencegah resiko diabetes, membantu proses pembekuan darah dan bisa menurunkan berat badan.
Sedangkan kacang kedelai yang sering diolah menjadi minuman, tahu dan tempe ini juga kaya protein. Dalam 100 gr kacang kedelai mengandung 381 kkal energi, 40,4 gr protein, 16,7 gr lemak, 24,9 karbohidrat dan 3,2 gr serat. Kacang ini bermanfaat untuk mencegah menopause pada wanita, melindungi jantung, menurunkan tekanan darah dan mencegah resiko terkena kanker.
Selain itu kedua sumber protein nabati diatas juga bermanfaat untuk kesehatan rambut. Makan 3 porsi (127,5 gr) per hari kacang merah atau kacang kedelai bisa mencegah terjadinya kerontokan rambut. Hal tersebut disebabkan karena tubuh memerlukan protein yang merupakan komponen utama yang dibutuhkan tubuh setelah air.
Berbagai makanan olahan dari kacang kedelai bisa dikonsumsi. Seperti susu kacang, tempe, tahu dan makanan lainnya. Begitu juga dengan kacang merah yang biasanya sering dijadikan isian aneka kue, bubur, hingga bahan tambahan salad dan es krim.
Sumber:detikfood
Keindahan terbitnya sang surya di Bromo sudah sangat terkenal di seluruh dunia. Indahnya momen sunrise di puncak Bromo seperti menghadirkan karpet emas di langit.
Banyak wisatawan mengakui bahwa matahari terbit di penanjakan Bromo adalah yang terindah di dunia. Semburat cahaya jingga keemasan terpancar menerangi alam Bromo. Sungguh seperti melihat sesuatu yang sepertinya tak akan pernah kita jumpai di belahan dunia mana pun kecuali di Gunung Bromo.
Beberapa waktu lalu aku beserta beberapa teman berangkat menuju Bromo menggunakan motor. Pagi-pagi sekali kami berangkat dari Surabaya dan sampai di sana sore. Membutuhkan waktu sekitar 9 jam perjalanan untuk menuju penanjakan.
Gunung Bromo Memiliki ketinggian 2392 meter di atas permukaan laut dan berada di empat wilayah yang berada di Jawa Timur, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Bromo memiliki bentuk antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi menghias tubuhnya yang gagah.
Jika membicarakan lebih lanjut, Gunung Bromo memiliki kawah dengan diameter kurang lebih 800 meter dari Utara sampai Selatan dan kurang lebih 600 meter dari Timur ke Barat. Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan radius 4 km dari pusat kawah Bromo.
Bromo memiliki pemandangan yang sangat indah, terutama matahari terbitnya yang ada di Gunung Bromo. Banyak orang yang pergi ke Bromo hanya untuk melihat indahnya matahari terbit dari puncak penanjakan bahkan mereka tidak bersedia dan merasa sangat rugi bila melewatkan peristiwa alam yang satu ini.
Sebagai saran, jangan pernah sesekali mencoba datang saat musim hujan karena jika hujan mendung akan menghalangi pemandangan matahari terbit sehingga eksotisme luar biasa menjadi sedikit mengecewakan. Namun, jika datang saat musim kemarau, yakin 100% Anda akan puas dimanjakan oleh eksotisme objek wisata Gunung Bromo. Sekali saja Anda melihat sang surya terbit di Puncak Bromo pasti ingin ke sana lagi.
Sumber:detiktravel.com
Bagi Anda para traveler pasti sudah tidak asing lagi jika mendengar Air Terjun Sedudo. Objek wisata di kawasan lereng Gunung Wilis ini memang mempunyai panorama air terjun yang cukup terkenal. Objek wisata yang berada pada ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut ini, terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Mengunjungi lokasi ini, Anda dapat menikmati indahnya pancuran air raksasa yang meluncur dari ketinggian sekitar 100 meter. Dengan membiarkan tubuh anda dihempas oleh air dari atas tebing dapat membuat tubuh Anda terelaksasi. Selain itu, tepat di bawah jatuhnya air, terdapat kolam yang bisa Anda gunakan untuk mandi bahkan berenang.
Wisatawan yang berkunjung biasanya membawa serta sanak keluarga mereka, karena Air Terjun Sedudo memang aman bagi keluarga Anda, terutama bagi anak-anak. Pada hari biasa, tingkat kunjungan wisatawan tidak terlalu ramai, berbeda dengan bulan Suro (bulan pertama di kalender Jawa), tempat ini akan ramai dengan masyarakat sekitar.
Konon katanya, Air Terjun Sedudo memiliki kekuatan supranatural. Menurut mitos yang berkembang di masyarakat, pada bula Suro, Air Terjun Sedudo dipercaya membawa berkah awet muda bagi orang yang mandi di air terjun ini. Anda tertarik dan ingin mencobanya? Silakan datang ke sini.
Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba khasiat airnya atau hanya ingin sekadar berwisata di objek wisata ini, Anda dapat menempuh jarak 30 meter dari Pusat Kota Nganjuk. Dengan menggunakan kendaraan bermotor, Anda bisa menjangkaunya hanya dengan 45 menit.
Cukup membayar tiket masuk seharga Rp2.500, Anda dapat menikmati sejuknya hawa lereng gunung dan pemandangan yang indah. Tidak hanya itu, di objek wisata ini, Anda juga disuguhkan berbagai fasilitas lainnya. Penginapan di rumah warga hingga hotel tersedia di sini. Juga pusat penjualan oleh-oleh dapat dengan mudah Anda temukan di sekitar objek wisata.
Sumber:detiktravel.com
Jika berkunjung ke Pulau Sempu di Malang, berkemahlah di Segara Anakan. Tempat ini berbentuk seperti danau, memiliki pasir putih dan bintang-bintang yang cantik di malam hari. Sungguh indah dan berkesan.
Keindahan Segara Anakan di Pulau Sempu memang membuat decak kagum para traveler. Letaknya di selatan Pulau Jawa dan berada dalam wilayah Kabupaten Malang. Menuju Pulau Sempu, Anda dapat menyewa perahu sekitar Rp 100.000-200.000 dari Pantai Sendang Biru, Malang. Perjalanan dari Pantai Sendang Biru ke Pulau Sempu menghabiskan waktu 30 menit. Satu perahu bisa muat hingga 10 orang, oleh karena itu, disarankan berpergian secara berkelompok untuk menghemat pengeluaran.
Sebelum memasuki Pulau Sempu, Anda diwajibkan untuk melapor dan minta izin kepada dinas kehutanan terdekat. Pembayaran perizinan sekitar Rp 20.000 atau menyewa pemandu Rp 100.000 per grup. hal ini dikarenakan Pulau Sempu telah menjadi kawasan konservasi.
Akan tetapi dibutuhkan perjuangan menuju tempat ini. Anda harus treking selama 1-2 jam untuk tiba di Segara Anakan dari Sarang Semut, pelabuhan di Pulau Sempu. Saat treking, Anda harus melewati hutan hujan tropis yang lebat. Dari kejauhan, cahaya-cahaya hijau akan terlihat dan itulah Segara Anakan.
Hamparan hutan yang hijau, pasir putih dan air laut yang biru kehijauan, dapat Anda temukan di sini. Segara Anakan layak disebut sebagai surga yang tersembunyi. Segara Anakan berbentuk danau yang airnya berwarna hijau. Uniknya, di danau ini terdapat lubang yang menghubungkan dengan laut. Saat pasang, air laut akan masuk ke danau ini serta ikan-ikan laut yang kecil-kecil. Sungguh unik!
Segara Anakan juga dikelilingi dengan tebing. Tebing-tebing tersebutlah yang memisahkan danau ini dengan Samudera Hindia. Tunggulah saat sunrise, mentari yang muncul dibalut dengan hamparan samudera akan menjadi pemandangan yang sempurna. Berfoto menjadi kegiatan wajib di Segara Anakan.
Oleh karena itu, banyak traveler yang berkemah di sini. Pemandangan alamnya memang sangat menjanjikan. Apalagi saat bersama teman-teman, Anda dapat memasak bersama dan bercengkrama di temani alam yang menakjubkan. Ingat, jagalah kebersihan di tempat ini. Sehabis berkemah atau makan, bersihkan sisa-sisa makanan dan benda apapun yang habis Anda gunakan.
Segara Anakan menjadi tempat berkemah yang sempurna. Jadi, rencanakan perjalanan Anda ke Segara Anakan dan silakan menikmati keindahan alamnya sepuasnya.
Keindahan Segara Anakan di Pulau Sempu memang membuat decak kagum para traveler. Letaknya di selatan Pulau Jawa dan berada dalam wilayah Kabupaten Malang. Menuju Pulau Sempu, Anda dapat menyewa perahu sekitar Rp 100.000-200.000 dari Pantai Sendang Biru, Malang. Perjalanan dari Pantai Sendang Biru ke Pulau Sempu menghabiskan waktu 30 menit. Satu perahu bisa muat hingga 10 orang, oleh karena itu, disarankan berpergian secara berkelompok untuk menghemat pengeluaran.
Sebelum memasuki Pulau Sempu, Anda diwajibkan untuk melapor dan minta izin kepada dinas kehutanan terdekat. Pembayaran perizinan sekitar Rp 20.000 atau menyewa pemandu Rp 100.000 per grup. hal ini dikarenakan Pulau Sempu telah menjadi kawasan konservasi.
Akan tetapi dibutuhkan perjuangan menuju tempat ini. Anda harus treking selama 1-2 jam untuk tiba di Segara Anakan dari Sarang Semut, pelabuhan di Pulau Sempu. Saat treking, Anda harus melewati hutan hujan tropis yang lebat. Dari kejauhan, cahaya-cahaya hijau akan terlihat dan itulah Segara Anakan.
Hamparan hutan yang hijau, pasir putih dan air laut yang biru kehijauan, dapat Anda temukan di sini. Segara Anakan layak disebut sebagai surga yang tersembunyi. Segara Anakan berbentuk danau yang airnya berwarna hijau. Uniknya, di danau ini terdapat lubang yang menghubungkan dengan laut. Saat pasang, air laut akan masuk ke danau ini serta ikan-ikan laut yang kecil-kecil. Sungguh unik!
Segara Anakan juga dikelilingi dengan tebing. Tebing-tebing tersebutlah yang memisahkan danau ini dengan Samudera Hindia. Tunggulah saat sunrise, mentari yang muncul dibalut dengan hamparan samudera akan menjadi pemandangan yang sempurna. Berfoto menjadi kegiatan wajib di Segara Anakan.
Oleh karena itu, banyak traveler yang berkemah di sini. Pemandangan alamnya memang sangat menjanjikan. Apalagi saat bersama teman-teman, Anda dapat memasak bersama dan bercengkrama di temani alam yang menakjubkan. Ingat, jagalah kebersihan di tempat ini. Sehabis berkemah atau makan, bersihkan sisa-sisa makanan dan benda apapun yang habis Anda gunakan.
Segara Anakan menjadi tempat berkemah yang sempurna. Jadi, rencanakan perjalanan Anda ke Segara Anakan dan silakan menikmati keindahan alamnya sepuasnya.
Sumber:detiktravel.com
Bosan dengan liburan di tempat wisata di tempat yang sudah banyak dikunjungi? Coba datang ke Taman Nasional Baluran. Taman ini berada di Banyuwangi, Jatim, 1 jam dari Pelabuhan Ketapang. Taman ini dikenal dengan Africa van Java.
Harus jeli saat ingin mencari pintu masuk TN Baluran, karena warnanya hampir sama dengan pepohonan di sepanjang jalan Banyuwangi. Taman Nasional ini menawarkan liburan akhir pekan yang takkan terlupakan. Selamat datang di alam liar!Taman Nasional Baluran berada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sekitar 5 jam dari Kota Malang. Anda bisa menggunakan angkutan umum dari malang, dengan 3 kali ganti kendaraan. Perlu sedikit jalan untuk menuju kantor Humas TN Baluran. Dari situ, Anda akan didata dan bisa memilih untuk menginap di kawasan pegunungan yang bernama Bekol atau di kawasan pantai yang bernama Bama. Harga tiket masuk ke TN Baluran ini sangat murah, hanya Rp 2.500. Untuk menuju ke penginapan, Anda bisa naik ojek yang tersedia di sana. Untuk menginap di sana, satu orang dikenakan Rp 50.000 per malam.
Perjalanan menuju penginapan yang sepanjang 12 km ini memakan waktu sekitar 30 menit, karena jalan yang dilalui berbatu dan bergelombang. Jangan takut bosan, sepanjang jalan akan ditemani dengan pepohonan hijau dan kadang, hewan liar seperti burung dan musang pun akan melintas. Sesampainya di Bekol, Anda akan disambut savana luas berlatar belakang gunung yang gagah.
Belum lagi rusa, monyet dan burung merak yang hilir mudik di sekitar bungalow akan membuat Anda benar-benar serasa di Afrika! Jangan lewatkan momen matahari tenggelam yang bisa dilihat dari menara pengamatan. Matahari yang perlahan tenggelam ke balik gunung, menyisakan warna jingga keunguan di langit sore, sungguh indah.
Isi penuh semua baterai gadget Anda sebelum pukul 11 malam, karena listrik akan dimatikan setelah pukul 23.00 WIB. Tak perlu takut bosan karena tidak ada listrik, Anda bisa menikmati savana yang berkilau pada malam hari. Kilau tersebut berasal dari mata para rusa yang duduk tenang di savana. Ada ratusan mata rusa yang akan memukau Anda.
Pesona langit malam Baluran pun akan menghipnotis Anda. Bintang-bintang akan berserakan sangat banyak pada saat langit malam sedang cerah. Karena tidak ada polusi dan banyak pepohonan di sini, membuat acara menonton bintang semakin indah. Jika beruntung, Anda bisa melihat bintang jatuh. Asyik kan!
Ada banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan pada pagi dan siang hari. Beberapa kegiatan seperti bersepeda, menjelajah savana dan snorkeling bisa jadi alternatif yang bisa dilakukan di sana. Tidak cuma gunung dan savana serta pepohonannya saja yang indah. Alam bawah laut Baluran pun tidak kalah menarik. Temukan terumbu karang cantik yang dihiasi dengan ikan yang lucu-lucu.
Tunggu apa lagi, segera rencanakan liburan panjang akhir pekan yang tak biasa di TN Baluran.
Sumber:detiktravel.com
Selain wisata bahari di Lamongan, Jawa Timur ternyata memiliki surga lain bagi para penggemar diving, yaitu Pulau Kangean. Airnya yang jernih dan pemandangan bawah lautnya memang selalu memanjakan para diver.
Kangean merupakan pulau yang masuk dalam Kepulauan Kangean yang masuk ke dalam teritorial Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Untuk menuju Pulau Kangean, Anda harus naik kapal cepat atau kapal feri dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dengan jarak tempuh sekitar 4 jam untuk kapal cepat dan 8 jam untuk kapal feri.
Kangean adalah gugusan kepulauan yang sangat indah dengan pantai berpasir putih dan air yang sangat jernih, membuat siapa saja betah berlama-lama bermain di sana. Namun, selain pantainya, Kangean juga memiliki alam bawah laut yang tak kalah cantiknya. Banyak wisatawan yang datang ke sini khusus untuk diving.
Sumber:detiktravel.com
Gua Tabuhan terletak di Desa Punung, Kota Pacitan, Jawa Timur. Gua ini diberi nama Tabuhan karena dinding dan langit-langit gua yang terbentuk dari stalaktit akan mengeluarkan bunyi jika dipukul menggunakan batu.
Menurut cerita zaman dahulu gua ini dahulu juga sempat dijadikan tempat persembunyian Pangeran Diponegoro ketika berperang melawan Belanda. Agar bisa masuk ke dalam Anda harus membawa penerangan dan meyewa seorang pemandu agar tidak tersesat.
Untuk sampai ke Gua Tabuhan ini Anda harus menggunakan ojek atau mobil sewaan. Jalur yang dilewati dimulai dari Kota Pacitan menuju Donorojo dengan jarak tempuh lebih kurang 30 km.
Sumber:detiktravel.com
Bawomataluo adalah desa adat di Kabupaten Nias Selatan yang sering dikunjungi wisatawan. Banyak daya tarik yang dimiliki desa ini, mulai dari rumah adat, tradisi lompat batu, hingga peninggalan megalitikum.
Desa Bawomataluo berada di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, tepatnya di daerah perbukitan yang sejuk. Karena posisinya yang berada di bukit, desa ini diberi nama Bawomataluo yang berarti bukit matahari.
Desa Bawomataluo sangat menarik untuk dikunjungi karena desa ini memiliki kontur bebatuan, berbeda dengan desa lain yang umumnya tertutup tanah. Dari buku panduan pariwisata Kemenparekraf yang dilihat detikTravel, Kamis (15/3/2012), konon desa ini telah dibangun sejak 300 tahun lalu. Tepat pada zaman megalitikum.
Tidak percaya dengan pembangunan desa sejak zaman megalitikum? Anda bisa melihat langsung dari rumah adat yang sekarang menjadi tempat tinggal keturunan ke-4 Raja Nias. Selain itu ada juga balai musyawarah yang tempat duduknya terbuat dari bebatuan. Antik!
Keunikan bisa langsung dirasakan pengunjung begitu pertama kali masuk ke desa ini. Anda akan disambut dengan tangga masuk desa yang terbuat dari batu. Dari tangga masuk, Anda bisa melihat deretan rumah penduduk yang berhadapan dan rumah Raja Nias. Menariknya, rumah penduduk Desa Bawomataluo memiliki bentuk yang sama. Pondasi rumah dibuat dari kayu dan beratapkan daun rumbia.
Nah, ada hal lain yang menarik wisatawan saat berkunjung ke desa ini, yaitu tempat duduk Raja Nias. Benda ini terbuat dari bebatuan hitam dan memiliki panjang mencapai 10 meter. Biasanya, bangku ini digunakan oleh Raja Nias jika sedang menyampaikan pesan kepada rakyatnya.
Selain bangku raja yang terbuat dari kayu, masih ada lagi peninggalan sejarah lain yang sayang untuk dilewatkan, yaitu patung-patung sesembahan. Dulu, semua penduduk Desa Bawamataluo menganut kepercayaan animisme, jadi seluruh orang menyembah patung-patung, seperti patung harimau dan patung menyerupai manusia yang dianggap dewa.
Jika datang ke desa ini saat liburan nanti, jangan lewatkan atraksi khas Desa Bawamataluo, yaitu lompat batu atau hombo batu. Batu yang digunakan berukuran panjang 90 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 2 meter, bisa Anda lihat di tengah desa. Biasanya, hombo batu diadakan setiap hari Sabtu. Atraksi ini jangan sampai terlewat ya!
Sumber:detiktravel.com
Desa Bawomataluo berada di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, tepatnya di daerah perbukitan yang sejuk. Karena posisinya yang berada di bukit, desa ini diberi nama Bawomataluo yang berarti bukit matahari.
Desa Bawomataluo sangat menarik untuk dikunjungi karena desa ini memiliki kontur bebatuan, berbeda dengan desa lain yang umumnya tertutup tanah. Dari buku panduan pariwisata Kemenparekraf yang dilihat detikTravel, Kamis (15/3/2012), konon desa ini telah dibangun sejak 300 tahun lalu. Tepat pada zaman megalitikum.
Tidak percaya dengan pembangunan desa sejak zaman megalitikum? Anda bisa melihat langsung dari rumah adat yang sekarang menjadi tempat tinggal keturunan ke-4 Raja Nias. Selain itu ada juga balai musyawarah yang tempat duduknya terbuat dari bebatuan. Antik!
Keunikan bisa langsung dirasakan pengunjung begitu pertama kali masuk ke desa ini. Anda akan disambut dengan tangga masuk desa yang terbuat dari batu. Dari tangga masuk, Anda bisa melihat deretan rumah penduduk yang berhadapan dan rumah Raja Nias. Menariknya, rumah penduduk Desa Bawomataluo memiliki bentuk yang sama. Pondasi rumah dibuat dari kayu dan beratapkan daun rumbia.
Nah, ada hal lain yang menarik wisatawan saat berkunjung ke desa ini, yaitu tempat duduk Raja Nias. Benda ini terbuat dari bebatuan hitam dan memiliki panjang mencapai 10 meter. Biasanya, bangku ini digunakan oleh Raja Nias jika sedang menyampaikan pesan kepada rakyatnya.
Selain bangku raja yang terbuat dari kayu, masih ada lagi peninggalan sejarah lain yang sayang untuk dilewatkan, yaitu patung-patung sesembahan. Dulu, semua penduduk Desa Bawamataluo menganut kepercayaan animisme, jadi seluruh orang menyembah patung-patung, seperti patung harimau dan patung menyerupai manusia yang dianggap dewa.
Jika datang ke desa ini saat liburan nanti, jangan lewatkan atraksi khas Desa Bawamataluo, yaitu lompat batu atau hombo batu. Batu yang digunakan berukuran panjang 90 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 2 meter, bisa Anda lihat di tengah desa. Biasanya, hombo batu diadakan setiap hari Sabtu. Atraksi ini jangan sampai terlewat ya!
Sumber:detiktravel.com

























